KARANGASEM, Balifaktualnews.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Karangasem bergerak cepat melakukan pendataan kerusakan bangunan pascabencana alam yang melanda sejumlah wilayah dalam beberapa hari terakhir. Pendataan ini menjadi dasar publikasi rekomendasi teknis sebagai syarat pengajuan bantuan oleh warga terdampak.
Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, menyampaikan bahwa waktu telah turun langsung ke lima desa, yakni Desa Selumbung, Desa Duda Timur, Desa Telagatawang, Desa Duda Utara, dan Desa Bebandem.
“Pendataan ini untuk memastikan nilai kerusakan sehingga bisa dikeluarkan rekomendasi teknis. Setelah itu, masyarakat dapat mengajukan proposal bantuan sesuai hasil asesmen,” jelas Arimbawa.
Di Desa Selumbung, kerusakan dicatat di tempat suci milik warga di Banjar Dinas Kelodan akibat pohon tumbang. Sejumlah pelinggih dan penyengker mengalami kerusakan. Sementara di Desa Duda Timur, tempat suci warga di Banjar Dinas Batu Gede terdampak tanah longsor, meski hanya mengalami pergeseran tanpa berarti kerusakan fisik.
Selain fasilitas keagamaan, BPBD juga mencatat kerusakan rumah warga di Banjar Dinas Batu Gede, Desa Duda Timur dan Banjar Dinas Kebung Kauh, Desa Telagatawang akibat longsor. Di Desa Bebandem, banjir merusak senderan rumah warga di Banjar Dinas Jungsri.
Tak hanya perumahan, fasilitas sarana prasarana perekonomian milik warga di Banjar Dinas Geriana Kangin, Desa Duda Utara juga terdampak pohon tumbang yang merusak bagian atap bangunan.
BPBD memastikan seluruh hasil asesmen akan ditindaklanjuti dengan rekomendasi teknis sebagai dasar administrasi pengajuan bantuan, sehingga proses penanganan dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. (tio/bfn)