Buleleng, BalifactualNews.com – Sekelompok Massa Menyerbu Mapolres Buleleng Dan Melakukan Aksi Anarkis. Peristiwa Ini Terjadi Pada Jumat Pagi (19/9/2025). Massa Yang Dataang Mengaku Tidak Puas Terhadap Padianan Kasus Yang Dilakukan Oleh Polres Buleleng Berusia Memaksa Masuk Ke Halaman Mapolres. Ketankan Memuncak Ketika Dua Orang Pengendara Motor Nekat Menerobos Masuk Anggan Cara Ugal-Ugalan Dan Hampir Menabrak Salah Satu Aparat Yang Sedang Berjaga. Meski Berhasil Diamankan, Massa Justru Makin Beringas Dan Menuntut Rekannya Dibebaska Hingga Kondisi Ricuh Pun Tak Terelkan.
Melihat situasi Yang Kian Panas, Seluruh Personel Polres Buleleng Langsung Mengzil Posisi Berlahan. PASUKAN DALMAS DENGAN PERLENGKAPAN TAMENG DAN TOLKAT DIKERAHKAN Ditambah Mobil Mobil Canon (AWC) untuk memukul Mundur Massa. Dari Lantai Dua Gedung Mapolres Regu Regu Penembak Jitu Beriaga Mengantisipasi Perkembangan Situasi.
Namun, Kondisi Tersebut Sebatinya Adalah Sebuah Simulasi Penanganan Situasi Krisis Yang Dipimpin Langsung Oleh Kapolres Buleleng, Akbp Ida Bagus Widwan Sutadi, Sik, MH Latihan Ini Dirancang Untuk Untuk Untuk Untuk Untuk Untuk Untuk Untuk Untuk Untuk Untuk Untuk Untuk Untuk Untuk Untuk Untuk Untuk Kerusuhan Maupun Serangan Terhadap Mako (Markas Komando). “Dalam Simulasi Diperlihatkan Tahapan Penanganan Krisis, Mulai Dari Upaya Himbauan Secara Humanis, Penggunaan Tameng, Tongkat, Gas Air Mata, Hingga Pengerahan Awc. Latihan Madan Mawan Mawan Mawan Mawan Mawan Mawan Mawan Mawan Mawan Mawan Mawan Mawan Mawan Mawan Mawan Mawan MawanaKan Anggota Dalam Menempati Posisi, Peran, Dan Langkah Yang Haru Dilakukan Saat Alarm Stelling (Keadaan Darurat) Berbunyi, ”Jelas Kapolres Sutadi Widwan.
Lebih Lanjut ia Mengungkapkan Situasi Di Lapangan Itu Dinamis Dan Titu Monoton. Sehingga Diperlukan Latihan Simulasi Ini Agar Seluruh Personilnya Lebih Profesional, Sehingga Bisa Anggota Pelayanan Khususnya Dibidang Keamanan Yang Optimal Kepada Masyarakat. “Sebagai bentuk kesiapsiagaan Polres Buleleng saat ini memiliki sekitar 100 personel Dalmas awal dan lanjutan. Selain itu setiap Polsek di wilayah hukum Polres Buleleng juga diperkuat 15 personel Dalmas awal yang terbagi dalam rayon timur, tengah dan barat. Dengan skema ini, Polres Memastikan personilnya Siap Digerakin Setiapkan Saat Saat Bila Terjadi Keadaan Darurat Atau Ancaman Terhadaap Masyarakat, Kantor Maupun Mapolres Buleleng, ”Tegasnya. (Tya/bfn)
(Tagstotranslate) Akbp Ida Bagus Widwan Sutadi (T) Kapolres Buleleng (T) Mapolres Buleleng (T) Simulasi Potensi Kerusuhan