KARANGASEM, Balifaktualnews.com – Tradisi tak sekadar dirawat, tetapi dijadikan motor kemajuan Karangasem. Pesan itu kembali ditegaskan Wakil Bupati Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa, saat membuka Lomba Ogoh-ogoh Mini dan Tapel Ogoh-ogoh se-Bali yang digelar Pasikian Yowana Kabupaten Karangasem, di Balai Banjar Wates Tengah, Desa Duda Timur, Kecamatan Selat, Minggu (23/11).
Dalam berbagai hal, Wabup Pandu tekanan bahwa pelestarian adat dan budaya harus dibarengi visi pembangunan ekonomi dan pariwisata daerah.
“Budaya bukan sekedar warisan, tapi kekuatan Karangasem untuk maju.Kreativitas generasi muda inilah yang akan membawa Karangasem lepas dari stigma daerah tertinggal,” tegas Pandu.
Ia menilai, ogoh-ogoh mini memiliki potensi besar menjadi ikon festival budaya Karangasem di tingkat nasional bahkan internasional. Pemerintah, kata dia, wajib hadir memberikan dukungan nyata agar kreativitas lokal berkembang lebih terstruktur, inovatif, dan bernilai ekonomi bagi masyarakat.
“Kita harus menampilkan identitas Karangasem yang unik dalam setiap perhelatan budaya. Ini modal yang kuat untuk pariwisata berbasis masyarakat,” sambungnya.
Pada kesempatan tersebut, Wabup Pandu juga menyerahkan bantuan donasi sebesar Rp 10 juta untuk penyelenggaraan kegiatan.
Lomba Ogoh-ogoh Mini dan Tapel Ogoh-ogoh ini mempertandingkan dua kategori, yakni, Ogoh-ogoh mini (kategori umum) san Tapel ogoh-ogoh (pelajar SD, SMP, SMA)Total 90 peserta dari berbagai komunitas dan sekolah di Bali tampil memperebutkan Piala Bergilir Bupati Karangasem untuk pertama kalinya.
Ketua Panitia, I Gede Pasek Agung Wicaksana, menyampaikan bahwa Karangasem memiliki rekam jejak jejak prestasi seni budaya yang dijanjikan, terutama pada kategori ogoh-ogoh mini. Oleh karena itu, kegiatan ini sekaligus menjadi wadah pengembangan talenta seniman muda.
“Potensi anak muda Karangasem sangat besar. Dengan lomba seperti ini, mereka mendapat ruang tampil sekaligus meningkatkan kualitas karya,” ujarnya.
Kegiatan ini juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Karangasem I Wayan Suparta serta sejumlah tokoh masyarakat. Pemerintah berharap lomba seni budaya ini dapat terus berlanjut secara berkesinambungan dan menjadi agenda unggulan dalam kalender pariwisata Karangasem.
“Karangasem mampu berkarya lebih hebat. Mari bersama membangun daerah yang jauh lebih maju dan memuaskan,” tutup Wabup Pandu. (tio/bfn)