KARANGASEM, Balifaktualnews.com – Kelancaran akses pemedek menuju Pura Agung Besakih selama rangkaian Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) mendapat perhatian serius. Badan Pengelola Kawasan Suci Besakih menyiapkan 20 unit shuttle untuk mengurai kepadatan dan memberi kenyamanan bagi umat yang tangkil.
Kepala Badan Pengelola, I Gusti Lanang Muliarta, Selasa (24/3), mengungkapkan, armada tersebut terdiri dari shuttle listrik dan non listrik yang akan melayani dua jalur utama menuju kawasan utama pura.
Sebanyak 10 shuttle non listrik dioperasikan dari Terminal Kedundung menuju Manik Mas dan melayani pemedek selama 24 jam. Sementara itu, 10 shuttle listrik disiapkan dari Manik Mas menuju Padma Bhuwana, dengan jam operasional hingga pukul 22.00 Wita.
Menariknya, layanan ini diberikan secara gratis. Namun, layanan antar-jemput listrik diberlakukan diprioritaskan bagi kelompok tertentu seperti lansia, ibu hamil, bayi, dan penyandang disabilitas.
“Kami utamakan kelompok prioritas untuk shuttle listrik agar lebih nyaman dan aman,” jelasnya.
Penataan transportasi ini diharapkan mampu mengurangi kepadatan kendaraan di kawasan suci sekaligus memastikan mobilitas pemedek tetap lancar selama puncak karya berlangsung.
Dengan sistem tersebut, Badan Pengelola bertujuan pelaksanaan persembahyangan di Besakih dapat berjalan tertib, nyaman, dan tetap khidmat. (tio/bfn)