BANGLI, Balifaktualnews.com – Pemkab Badung melaksanakan Bhakti Penganyaran dalam rangkaian Karya Ngusaba Kedasa di Pura Ulun Danu Batur, Kintamani, Jumat (10/04/2026). Prosesi ini dipimpin langsung oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Wakil Bupati I Bagus Alit Sucipta. Kehadiran jajaran Pemkab Badung ini merupakan bentuk bhakti kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, khususnya Bhatara-Bhatari yang berstana di Pura Kahyangan Jagat tersebut.
Karya Ngusaba Kedasa sendiri memiliki makna mendalam bagi umat Hindu di Bali. Setelah puncak karya pada Purnama Kedasa tanggal 2 April 2026, rangkaian upacara akan berakhir pada prosesi penyeneban, 12 April mendatang. Momentum ini menjadi ruang spiritual untuk memohon kerahyuan jagat serta kelestarian sumber air Danau Batur sebagai penopang kehidupan.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran upacara, Bupati dan Wakil Bupati menyerahkan punia sebesar Rp 150 juta yang diterima langsung oleh Manggala Karya, Jero Gede Batur.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Adi Arnawa menyampaikan bahwa Bhakti Penganyaran ini adalah bukti nyata tanggung jawab pemerintah daerah terhadap keinginan sumber daya alam Bali. “Melalui Bhakti Penganyaran ini, kami berharap dapat memperkuat komitmen bersama dalam menjaga sumber kehidupan, khususnya udara dan kesuburan alam. Ini bukan sekedar tradisi, melainkan wujud tanggung jawab moral untuk mewariskan Bali yang lestari kepada generasi mendatang,” ujarnya.
Sebagai salah satu Pura Kahyangan Jagat utama, Bupati juga menekankan peran sentral Pura Ulun Danu Batur dalam tatanan spiritual masyarakat. “Pura Ulun Danu Batur merupakan tempat permohonan kepada Ida Betari Dewi Ulun Danu sebagai wujud penguasaan danau serta sumber air kehidupan.Nilai-nilai dalam Karya Ngusaba Kedasa menjadi pengingat akan pentingnya menjaga keharmonisan antara manusia, alam, dan spiritualitas,” ungkap Adi Arnawa.
Turut hadir dalam persembahyangan bersama Sekda Badung IB tersebut. Surya Suamba, jajaran pimpinan OPD, Ketua WHDI Kabupaten Badung Ny. Yunita Alit Sucipta, ASN di lingkungan Pemkab Badung, serta perwakilan PHDI, MDA, dan Listibya Kabupaten Badung. (saya/bfn)