Bupati Wayan Adi Arnawa memberikan apresiasi atas kelancaran ibadah tersebut. Menurutnya ini merupakan bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung dalam merawat toleransi dan kerukunan umat beragama. Sebelumnya, Pemkab Badung juga telah menyalurkan bantuan sosial sebesar Rp. 2 juta per KK kepada umat muslim serta memfasilitasi program mudik gratis guna meringankan beban masyarakat dalam merayakan hari kemenangan.
“Saya atas nama Pemkab Badung sangat mengapresiasi dari pelaksanaan kegiatan Shalat Id ini, karena sudah berjalan aman, teratur, tetap menjaga kebersihan. Saudara kita juga memanfaatkan fasilitas yang ada dengan baik dan ini salah satu bentuk bahwa Pemkab Badung sangat memberikan layanan yang terbaik buat siapa pun dengan tidak membedakan antara agama yang satu dengan agama yang lain. Dengan program Rp. 2 juta per KK, mudah-mudahan saudara yang Muslim berkunjung bisa untuk keluarganya untuk bersilaturahmi dan saling membantu seiring dengan momentum Idul Fitri ini,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya menjaga kondusivitas wilayah sebagai fondasi pembangunan di Kabupaten Badung. Ia berharap semangat kebersamaan ini terus diperkuat oleh seluruh elemen masyarakat.
“Pada kesempatan yang baik ini saya berharap bahwa kondusivitas, kebersamaan dan nilai-nilai kerukunan ini tetap terjaga serta tetap kita saling memahami. Ini adalah sebagai satu fondasi yang kuat bagi kita untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan di Kabupaten Badung. Oleh karena itu, saya selaku Kepala Daerah sangat berharap sekali dukungan dari semua lapisan masyarakat untuk mewujudkan keamanan dan kenyamanan di Provinsi Bali dan khususnya di Kabupaten Badung ini,” ucap Adi Arnawa.
Turut hadir para Ulama di Kabupaten Badung, Wakapolres Badung I Gede Suarmawa, Ketua MUI Badung Faisol Tantowi, Plt. Kepala Kesbangpol Badung Ni Made Umi Larasati, Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Badung I Wayan Sumada dan seluruh anggota Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Badung. (saya/bfn)