KARANGASEM, Balifaktualnews.com – Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata menegaskan, normalisasi Danau Yeh Malet, Kecamatan Manggis, merupakan wujud kepedulian nyata pemerintah daerah bersama Korem 163/Wirasatya dalam upaya menyelamatkan lingkungan hidup dan sumber daya air di Kabupaten Karangasem.
Hal tersebut disampaikan Bupati Parwata saat menghadiri kegiatan normalisasi Danau Yeh Malet yang digelar dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Korem 163/Wirasatya, Minggu (25/1).
“Ini murni kepedulian pemerintah daerah bersama Korem 163/Wirasatya untuk memperbaiki lingkungan yang ada. Kalau nanti danau ini sudah bersih, masyarakat bisa memanfaatkan Danau Yeh Malet ini sebaik-baiknya,” tegas Bupati yang akrab disapa Gus Par.
Menurut Bupati Parwata, keberadaan Danau Yeh Malet memiliki peran penting bagi keseimbangan ekosistem dan kehidupan sekitar masyarakat. Oleh karena itu, upaya pembersihan pengendapan sedimen dan tumbuhan liar dinilai sebagai langkah strategis untuk mengembalikan fungsi danau seperti semula.
Ia juga mengapresiasi inisiatif Korem 163/Wirasatya yang menjadikan momentum HUT ke-65 sebagai ajang pengabdian nyata kepada masyarakat, khususnya dalam bidang pelestarian lingkungan hidup.
Sementara itu, Komandan Korem (Danrem) 163/Wirasatya Brigjen TNI Ida Idewa Agung Hadisaputra menegaskan, normalisasi Danau Yeh Malet dilakukan tanpa kepentingan apa pun, selain untuk menyelamatkan danau dan lingkungan sekitar.
“HUT Korem bukan sekedar seremonial. Kami ingin hadir memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Tidak ada kepentingan lain, ini murni upaya mengembalikan alam seperti sedia kala dan menyelamatkan sumber air yang sangat penting bagi warga,” ujar Danrem.
Ia menambahkan, kondisi Danau Yeh Malet yang tertutup sedimen dan enceng gondok berpotensi mengganggu fungsi ekologis danau. Oleh karena itu, pembersihan dilakukan secara bertahap agar danau kembali bersih, sehat, dan dapat dimanfaatkan sebagai ruang publik serta kawasan rekreasi berbasis alam.
Normalisasi Danau Yeh Malet diharapkan menjadi titik awal pemulihan kawasan perairan sekaligus contoh sinergi antara pemerintah daerah dan TNI dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup di Kabupaten Karangasem. (tio/bfn)