KARANGASEM, Balifaktualnews.com — Hembusan angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Bebandem pada Kamis (6/11) pagi, membawa petaka bagi keluarga I Made Badra di Banjar Dinas Yeh Bunga, Desa Jungutan. Rumahnya hancur setelah tertimpa pohon kelapa tumbang setinggi sekitar 12 meter.
Perbekel Desa Jungutan, I Wayan Wastika mengatakan, pohon kelapa tersebut roboh dan menghantam bagian atap rumah hingga menyebabkan kerusakan parah. Beruntung tidak ada korban dalam jiwa kejadian itu.
“Saat pohon tumbang, pemilik rumah berada di pura mengikuti odalan. Rumahnya kosong, jadi semua penghuni selamat,” jelas Wastika.
Akibat peristiwa itu, atap rumah rusak total sehingga sementara tidak bisa ditempati. Empat anggota keluarga kini terpaksa tinggal sementara di dapur (sekenam) sambil menunggu perbaikan. Kerugian yang ditaksir mencapai Rp50 juta.
Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, membenarkan adanya laporan pohon tumbang di wilayah Jungutan. Selain menimpa rumah warga, beberapa pohon lain juga sempat menghalangi akses jalan di beberapa titik.
“Penanganan sudah kami lakukan bersama tim di lapangan. Untuk keluarga korban, kami akan membantu dengan kebutuhan darurat seperti matras, terpal, dan sembako,” ungkap Arimbawa.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi pohon tumbang mengingat kondisi angin yang masih cukup kencang.
“Kalau angin terasa kuat, lebih baik menjauh dari pohon besar atau bangunan rapuh. Keselamatan harus diutamakan,” pesannya. (tio/bfn)