Karangasem, balifactualnews.com – Pemerintah Terus Menunjukkan Komitmenny Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Pesisir. Salah Satunya Melalui Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih Yang Kini Mulai Dekerjakan Di Banjar Dinas Batu Kori, Desa Seraya Timur, Kecamatan Karangasem. Proyek Yang Baru Mencapai Sekitar 5 Persen ini Menjadi Kampung Nelayan Pertama Dan Satu-Saturya Di Bali.
Dirjen Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan Dan Perikanan, Komjen Pol Lotharia Latif, Menegaskan Bahwa Kawasan Ini Tidak Hanya Menjadi Tempat AKtivitas Nelayan SEMATA, TETAPI JUGA AKAN DENGIGAPAS PENJUMI, Gudang Penyimpanan Hasil Laut, Hingga Tempat Pelelangan Ikan Modern.
“Ketika Masa Panen Ikan Tiba Dan Hasil Tangkapan Melimpah, Nelayan Bisa Menyimpan Dulu Hasilnya. Delangan Begitu, Tetap Tetap Jual Stabil Dan Tenjak Jatu Di Pasaran,” Ujar Latif Saat Meninjau Lokasi, Selasa (Ujar.
Menurutnya, Karangasem Dipilih Sebagai Lokasi Percontohan Karena Memilisi Potensi Perikanan Tangkap Yang Besar. Dari Total Sekitar 17 Ribu Nelayan Di Bali, 5 Ribu Diantarananya Berasal Dari Karangasem. Selain Itu, Pemerintah Daerah Dinilai Sangan Mendukung Dan Menyediakan Lahan Yang Perwakilan UNTUK Pembangunan.
“Karangasem Kami Jadikan Contoh Karena Masyarakatnya Banyak Berprofesi Sebagai Nelayan, Dan Dukungan Pemerintah Daerahnya Luar Biasa,” Imbuhnya.
Latif Menambahkan, Kebohasilan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih Di Karangasem Akan Membuka Peluang Bagi Daerah Lain Di Bali Unkiliki Kawasan Serupa. Pemerintah Pusat Menargetkan 100 Kampung Nelayan Rampung Di Tahun 2025, Dan Meningkat Menjadi 1.000 Kampung Pada Tahun BerIKUTNYA.
IA Optimistis, Kehadiran Kampung Nelayan Ini Akan Membawa Dampak Besar Bagi Ekonomi Lokal. Jika Kelak Dilengkapi Delangan Pelabuhan Khusus Pengiriiman Ikan Dan Fasilitas Wisata Tempatik Berbasis Bahari, Kawasan Ini Bisa Magnet Baru Bagi Wisatawan Kaligus Memmuka Peluang Bagia Pelakum Perkaligus Perkaligus Perkaligus Peluang Peluang Peluang Peluang Peluang Peluang Peluang Peluang Peluang Peluang Peluang Peluang Pelakkal
“Kampung Nelayan Ini Bisa Menjadi Daya Tarik Baru. Wisatawan Bisa Datang Melihat Proses Pengelolaan Ikan, Menikmati Hidangan Laut Segar, Dan Berinteraksi Langsung Nelayan.
Sementara Itu, Kepala Dinas Pertanian, Pangan Dan Perikanan Karangasem, saya membuat Sugiartha, Menuturkan Potensi Hasil Tangkapan Ikan di Wilayahya Sangat Besar, Mencapai 26 Hingan 28 Ribu ton per tahun. Bahkan, saat musim puncak panen, tangkapan bisa mencanye 100 ton per Hari di Satu titik Wilayah Saja.
Namun, Melimpahnya Hasil Tangkapan Justru Sering Membuat Haran Ikan Anjlok Di Pasaran. Karena Itu, Kampung Nelayan Merah Putih Diharapkan Solusi Solusi Nyata Harga Tetap Stabil Diharapkan dan Nelayan Tidak Lagi Merugi.
“Kami BerharaP Pembangunan ini Benar-Benar Mampu Meningkatkan Kesejahteraan Nelayan Karangasem,” Ujar Sugiartha.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat dan daerah, Kampung Nelayan Merah Putih di Seraya Timur diharapkan menjadi simbol kemandirian nelayan Bali—tempat di mana laut bukan hanya sumber penghidupan, tetapi juga pusat kemajuan ekonomi masyarakat pesisir. (tio/bfn)
(Tagstotranslate) BANJAR DINAS BATU KORI (T) Bupati Karangasem (T) Desa Seraya Timur (T) Dirjen Perikanan Tangkap (T) I Gusti Putu Parwata (T) Kampung Nelayan Merah Putih Di Karangasem (T) Kememung Kemomasem (T) Kemomarif Kemomasem (T) Kemomasem (T) KemaMasem (T) KemaMasem (T) KEMENERIAN KEMAJAN KEMENREN (T) KEMENREN KEMENAIF (T)