BULELENG, Balifaktualnews.com – Menjelang tutup tahun 2025, Kapolres Buleleng, AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi sampaikan capaian kinerja Polres Buleleng di berbagai bidang sepanjang tahun 2025. Mulai dari pelatihan personel, penegakan hukum, hingga pelayanan publik, seluruh upaya tersebut disampaikan secara terbuka kepada masyarakat melalui siaran pers akhir tahun yang di gelar di gedung Ananta Wijaya Polres Buleleng, pada Senin (29/12/2025).
Kapolres Widwan mengatakan, paparan kinerja ini merupakan bentuk pertanggungjawaban Polres Buleleng kepada publik sekaligus gambaran situasi keamanan dan privasi masyarakat sepanjang tahun 2025, yang merupakan wujud transparansi lembaga kepolisian kepada masyarakat, serta prediksi potensi gangguan kamtibmas yang perlu diantisipasi pada tahun 2026.
Dalam bidang pembinaan, Kapolres menjelaskan jumlah personel Polres Buleleng mengalami penurunan akibat mutasi dan pensiun. Namun demikian, peningkatan kapasitas personel tetap dilakukan melalui pengembangan pendidikan, sekolah perwira, alih golongan, serta rekrutmen berkelanjutan.
Polres Buleleng juga menerapkan komitmen reward dan punishment secara konsisten. Sepanjang tahun 2025, sebanyak 152 personel menerima penghargaan atas prestasi dan dedikasi dalam pelayanan masyarakat.
“Kami berkomitmen menjaga organisasi tetap sehat dengan memberikan reward kepada personel berprestasi dan punishment bagi yang melanggar disiplin maupun kode etik,” jelasnya.
Selanjutnya, dalam bidang operasional, Polres Buleleng mencatat penyelesaian 276 kasus dari total 407 laporan kriminalitas atau lebih dari 67 persen. Sejumlah kasus menonjol berhasil diungkap, termasuk kejahatan jalanan, kekerasan terhadap kelompok rentan, pembunuhan, hingga kasus penipuan online lintas provinsi dengan kerugian miliaran rupiah.
Sementara itu, di bidang narkotika, Polres Buleleng menyelesaikan 69 dari 90 kasus yang ditangani sepanjang tahun 2025 dengan total 131 korban. Barang bukti narkoba yang diamankan diperkirakan mampu menyelamatkan ribuan jiwa dari bahaya keracunan narkotika. “Pengungkapan narkoba ini adalah komitmen kami untuk melindungi generasi muda. Kami tidak akan berhenti dan akan terus melakukan upaya penindakan serta pencegahan,” tegasnya.
Terakhir, dalam bidang lalu lintas, penindakan pelanggaran mengalami perbaikan sebagai bagian dari upaya menekan angka kecelakaan dan meningkatkan disiplin masyarakat di jalan raya. Selain penegakan hukum, pendekatan edukatif melalui teguran lisan dan tertulis juga terus dilakukan.
Menatap tahun 2026, Polres Buleleng telah memetakan berbagai potensi gangguan kamtibmas, termasuk kejahatan konvensional, narkoba, konflik sosial, hingga bencana alam. Upaya antisipasi dilakukan melalui penguatan patroli, pemanfaatan teknologi, peningkatan kompetensi personel, serta sinergi lintas sektor. Kapolres juga mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dan menyambut tahun baru secara sederhana dan tertib. “Menjaga perdamaian dan keamanan adalah tugas kita bersama. Peran aktif masyarakat sangat diperlukan agar Buleleng tetap aman, damai, dan kondusif,” tutupnya. (tya/bfn)