DENPASAR, Balifaktualnews.com – Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Provinsi Bali, Wayan Koster mengukuhkan pengurus anak mengomel, mengomel dan anak cabang (PAC) se-Kota Denpasar, Jumat 13 Maret 2026 di GOR Kompyang Sujana Denpasar. Koster juga Gubernur Bali dua periode ini menegaskan, acara pengukuhan ini bukan sekedar seremonial melainkan sebuah amanah perjuangan dan tanggung jawab moral seluruh pengurus untuk rakyat.
“Pengukuhan ini bukan sekedar seremonial organisasi kepartaian. Lebih dari itu, ini merupakan amanah perjuangan dan tanggung jawab moral yang harus dilaksanakan dengan penuh kesadaran, baik secara Niskala maupun Sakala, sebagai wujud pengabdian kepada rakyat, bangsa, dan negara,” tegas Koster dihadapan 2400 pengurus PDIP Denpasar.
Koster mengatakan, pengurus yang dikukuhkan merupakan ujung tombak perjuangan Partai di tengah masyarakat, yang akan terus menjaga ideologi Partai, memperkuat konsolidasi organisasi, serta menggerakkan rakyat dengan semangat meyama braya, kebersamaan, dan gotong royong.
“Sebagai kader Partai yang berada di Gumi Bali yang Kita cintai, Saudara-Saudara juga memiliki tanggung jawab untuk menjaga nilai luhur kearifan lokal Sad Kerthi yakni; Atma Kerthi, Segara Kerthi, Danu Kerthi,
Wana Kerthi, Jana Kerthi, dan Jagat Kerthi yang bermakna menyucikan dan memuliakan Jiwa, Laut, Sumber Air, Tumbuh-tumbuhan, Manusia, dan Alam Semesta,” ujar Koster.
Dengan semangat tersebut, tegas Koster perjuangan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan di Bali harus selalu selaras dengan cita-cita besar menjaga kesucian dan keseimbangan alam Bali sebagaimana visi: “NANGUN SAT KERTHI LOKA BALI”. Yaitu menjaga kesucian dan keharmonisan Alam Bali beserta isinya guna mewujudkan kesejahteraangenerasi sekarang dan generasi yang akan datang demi Nindihin Gumi Bali.
Sebelum mengukuhkan ribuan pengurus, Koster selaku Ketua DPD PDIP Bali meminta kesanggupan semuanya. Ribuan pengurus menjawab dengan lantang bahwa mampu menjalankan proses dan komitmen partai. Berikut isi lengkap prosesi pengukuhan yang dipimpin Koster untuk meneguhkan semua pengurus.
Semua pengurus menyatakan, Sanggup menjalankan tugas sebagai ujung tombak Partai dalam pemenangan Pemilu dan Pilkada, Sanggup membela dan memperjuangkan kepentingan rakyat kecil, kaum Marhaen, Sanggup menggalang kekuatan rakyat dalam rangka memperluas basis perjuangan Partai, Sanggup mematuhi dan melaksanakan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai, kebijakan serta keputusan Partai, dan Sanggup menjaga loyalitas, integritas, dedikasi, serta militansi dalam berpartai.
“Dengan permohonan restu dan kerahayuan dari Hyang Widhi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa, maka pada hari ini Saya mengukuhkan Saudara-Saudara sebagai Pengurus Anak Ranting, Pengurus Ranting, dan Pengurus Anak Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan se-Provinsi Bali.Semoga Saudara-Saudara dapat menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab, disiplin, serta semangat gotong royong dalam bingkai persahabatan menyama braya, demi kesuksesan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan serta deminya kesejahteraan rakyat, Bali dan Indonesia,” tegas Koster.
Pengukuhan juga dihadiri Sekum PDIP Bali IGN Jaya Negara dan sejumlah pengurus DPD PDIP Bali, Ketua DPC PDIP Denpasar I Gusti Ngurah Gede dan para pengurus, dan ribuan pengurus. I Gusti Ngurah Gede dalam laporannya menyampaikan sekitar 2461 orang pengurus di kota Denpasar hadir pada pengukuhan yang dilakukan Ketua DPD Wayan Koster.
“Kepengurusan PAC, mengomel dan anak mengomel sekitar 2461 orang. Merekalah mata dan telinga partai dalam menyerap aspirasi ditingkatkan paling bawah,” katanya.
Ngurah Gede mengajak seluruh pengurus agar bekerja keras membantu Gubernur Bali dan Walikota Denpasar mengatasi masalah sampah dan persoalan lainnya di wilayah masing-masing.
“Permasalahan ini bisa selesai bila kita hadapi bersama. Mari kita terus bergotong-royong demi kejayaan PDI-Perjuangan di Bali,” ujarnya. (ger/bfn)