KARANGASEM, Balifaktualnews.com — Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (Puspa) Kabupaten Karangasem kembali menyoroti kondisi warga rentan yang hingga kini belum sepenuhnya mendapatkan layanan dan bantuan yang memadai. Kelompok tersebut meliputi anak yatim, penyandang disabilitas, serta keluarga kurang mampu yang tinggal di rumah tidak layak huni.
Ketua Forum Puspa Karangasem, Anggreni Pandu Lagosa, yang juga menjabat sebagai Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Karangasem, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan pemantauan langsung ke berbagai wilayah di Karangasem. Langkah ini dilakukan untuk memastikan agar warga yang membutuhkan benar-benar mendapatkan intervensi dari pemerintah.
“Masih banyak warga yatim dan penyandang disabilitas yang belum tertangani. Mereka sangat membutuhkan dukungan berkelanjutan, baik dari sisi sosial, kesehatan, maupun kebutuhan dasar lainnya,” ujar Anggreni, Minggu (7/12)
Ia menjelaskan, dalam beberapa kunjungan tersebut, Forum Puspa menemukan sejumlah kasus warga penyandang disabilitas yang belum mendapatkan alat bantu, serta keluarga kurang mampu yang tinggal di rumah tidak layak namun belum menjangkau program bedah rumah.
“Sejauh ini kami sudah turun langsung ke beberapa kecamatan untuk mencatat dan memastikan mereka mendapatkan perhatian pemerintah. Kami ingin memastikan tidak ada warga rentan yang terlewatkan,” tegasnya.
Anggreni menambahkan, Forum Puspa mendorong adanya sinergi yang lebih kuat antara pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan para pemangku kepentingan agar penanganan kelompok rentan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
“Kami berharap agar program bantuan sosial kurang dan dipercepat. Termasuk bantuan bagi penyandang disabilitas serta bedah rumah bagi warga miskin yang sangat membutuhkan,” ujarnya.
Forum Puspa Karangasem berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan, advokasi, dan pemantauan lapangan sebagai upaya untuk mencapai kesejahteraan yang lebih merata bagi seluruh masyarakat Karangasem. (tio/bfn)