Sebanyak delapan unit kios UMKM beserta satu bangunan toilet umum ludes terbakar sekitar pukul 17.00 WITA. Api dengan cepat menghanguskan bangunan karena sebagian besar konstruksi kios menggunakan material kayu dan atap onduline yang mudah terbakar.
Plt Kepala Dinas Pariwisata Klungkung, I Gusti Agung Putra Mahajaya, membenarkan kejadian tersebut dan menyebutkan nilai kerugian akibat kebakaran mencapai sekitar Rp350 juta.
“Yang membakar delapan kios UMKM dan toilet,” ungkapnya, Minggu (28/12/2025).
Ia menjelaskan, kios tersebut merupakan aset milik Dinas Pariwisata Klungkung yang dibangun pada tahun 2024 melalui Dana Alokasi Khusus (DAK). Bangunan itu sedianya akan disewakan kepada warga setempat untuk mendukung aktivitas UMKM di kawasan wisata Jungutbatu.
Namun sebelum sempat dimanfaatkan, bangunan tersebut justru dilalap api. Saat kejadian, kios masih dalam tahap penentuan harga sewa dan belum dioperasikan.
Pihak kepolisian telah turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Dugaan awal, kebakaran dipicu oleh konsleting listrik. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.
“Untuk tindak lanjut selanjutnya, kami menunggu hasil pemeriksaan dari pihak kepolisian,” tutup Gusti Agung Putra Mahajaya.
Sementara warga setempat yang mengetahui kejadian kebakaran itu merasa heran dengan kejadian kebakaran yang terjadi. (Roni/bfn)