Tema ini untuk mengingatkan semua bahwa Nusa Penida yang hidup dalam budaya, tradisi, dan alamnya yang indah harus dijaga bersama untuk dapat diwariskan kepada generasi mendatang.
“Pembangunan pariwisata bukan sekedar membangun destinasi, tetapi juga menjaga keharmonisan antara manusia dan alam, antara kearifan lokal dan berkelanjutan,” ujar Bupati Satria.
Lebih lanjut kata Bupati Satria, Festival Nusa Penida yang diselenggarakan ini sebagai media promosi pariwisata dilaksanakan dengan tujuan untuk mengenalkan potensi pariwisata di Kabupaten Klungkung khususnya Nusa Penida, meningkatkan kunjungan dan lama tinggal wisatawan, meningkatkan perekonomian masyarakat, dan meningkatkan pendapatan asli daerah Kabupaten Klungkung. Kegiatan ini tidak hanya menampilkan keindahan dan kekayaan budaya Nusa Penida, tetapi juga memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam membangun pariwisata yang berdaya saing, berbudaya, dan berkelanjutan.
“Melalui kesempatan ini saya mengajak semua pihak untuk senantiasa dapat memajukan daya tarik Nusa Penida serta menjaga pariwisata Nusa Penida agar terus berkembang dan berkelanjutan sehingga nantinya dapat terus dinikmati oleh anak cucu dan generasi penerus,” ajak Bupati Satria.
Dalam kesempatan ini, Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada Forkopimda, lembaga pariwisata, Perbekel dan Bendesa se-Nusa Penida, pelaku UMKM, pengisi acara, dan seluruh masyarakat serta wisatawan yang dengan semangat terus berupaya dan memajukan pariwisata Nusa Penida. Sementara itu, penutupan acara diisi dengan penyerahan penghargaan kepada pihak sponsor pendukung Festival Nusa Penida Tahun 2025 oleh Bupati Satria didampingi Wakil Bupati, Tjokorda Gde Surya Putra, serta penyerahan sertifikat Hak Atas Kekayaan Intelektual kepada sejumlah pelaku UMKM, dan peluncuran website pariwisata Klungkung. (roni/bfn)