Kapolsek Nusa Penida, Kompol I Ketut Kesuma Jaya, SH, menegaskan bahwa setiap laporan masyarakat akan ditangani secara profesional dan humanis.
“Kami mengedepankan respon yang cepat, langkah-langkah terukur serta koordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan penanganan berjalan aman dan sesuai prosedur,” tegas Kapolsek.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh dua warga, I Putu Agus Oka Leo Pratama dan I Putu Ngurah Andika Andimada, yang saat itu berada di pesisir pantai depan Rumah Marta. Keduanya mencium bau menyengat dan melihat benda terdampar yang awalnya kira-kira bangkai hewan. Namun setelah diperiksa lebih dekat menggunakan kayu, keduanya menduga bahwa benda tersebut menyerupai mayat manusia dan segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.
Mendapatkan laporan tersebut, Tim Jalak Nusa langsung turun ke lokasi. Situasi di lapangan terlihat sejumlah personel berseragam lengkap melakukan pengamanan dan evakuasi di tengah perhatian warga sekitar yang menyaksikan dari jarak aman. Dengan sigap, petugas memasang garis polisi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mencatat keterangan Saksi-saksi, serta mengevakuasi jenazah menggunakan kantong jenazah sesuai prosedur.
“Berdasarkan hasil koordinasi awal dengan warga sekitar, tidak ada laporan kehilangan anggota keluarga di wilayah tersebut. Dugaan sementara, jenazah tersebut terbawa arus laut hingga terdampar di lokasi penemuan. Saat ditemukan, kondisi jenazah tidak utuh sehingga menyulitkan proses identifikasi awal,” ujar Kapolsek Kompol Ketut Kesuma Jaya SH.
Pada pukul 19.40 Wita, jenazah diberangkatkan dari Pelabuhan Ceningan menuju Pelabuhan Toyapakeh dan tiba sekitar pukul 19.55 Wita. Selanjutnya jenazah dibawa dan dititipkan di RS Gema Santi Br. Nyuh, Desa Ped, Kecamatan Nusa Penida, guna penanganan lebih lanjut.
“Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan langkah-langkah penyelidikan dan koordinasi lanjutan untuk proses pengenalan,” tutupnya.
Polsek Nusa Penida mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta segera melapor apabila memiliki informasi yang dapat membantu proses identifikasi.(Roni/bfn)