KARANGASEM, Balifaktualnews.com – Wakil Bupati Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa, meninjau langsung pelaksanaan pasar murah yang digelar di Bale Banjar Dinas Kebon Bukit, Kecamatan Karangasem, Kamis (12/3). Kegiatan ini diadakan untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948 dan Idulfitri 1447 Hijriah.
Dalam peninjauan tersebut, Wabup Pandu didampingi jajaran Pemkab Karangasem, unsur TNI, serta perangkat kecamatan dan kelurahan setempat. Pasar murah yang digagas oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Karangasem ini bekerja sama dengan sejumlah distributor untuk menyediakan kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dari pasaran.
Berbagai komoditas dijual dengan harga terjangkau, seperti beras premium 10 kilogram seharga Rp145 ribu, minyak goreng dua liter Rp40 ribu, serta telur ayam satu krat Rp53 ribu. Selain itu tersedia pula bawang merah Rp38 ribu per kilogram, bawang putih Rp32 ribu per kilogram, serta cabai yang dijual berkisar Rp75 ribu hingga Rp85 ribu per kilogram.
Kepala Diskoperindag Karangasem, I Gede Loka Santika, mengatakan pasar murah ini merupakan langkah pemerintah daerah untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus mengantisipasi penayangan harga menjelang hari raya.
Sementara itu, Wabup Pandu menegaskan kehadiran pemerintah dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk perhatian kepada masyarakat agar tetap mudah mendapatkan bahan pokok dengan harga stabil.
“Kami ingin memastikan kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng dan lainnya tetap tersedia dengan harga yang lebih terjangkau, sehingga masyarakat dapat menyambut Nyepi dan Idulfitri dengan lebih tenang,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Wabup Pandu juga berkeliling berkumpul dengan aktivitas warga yang antusias berbelanja serta berdialog dengan pedagang untuk memastikan distribusi barang berjalan lancar. Komoditas seperti cabai, bawang, dan telur menjadi yang paling banyak diburu masyarakat.
Selain sembako, pasar murah ini juga memberi ruang bagi pelaku UMKM lokal untuk memasarkan produknya, salah satunya kerupuk ikan tuna milik I Nyoman Dipta dari Desa Nyuh Tebel, Kecamatan Manggis. (tio/bfn)