PGRI sebagai organisasi profesi yang mewadahi para guru harus selaras dengan pemerintah. Mohon dukungannya agar PGRI Klungkung dapat mengemban tugas memperjuangkan nasib para guru, meningkatkan profesionalisme para guru , mampu menjadi garda terdepan dalam mencerdaskan generasi muda. Kepada pengurus terlebih dahulu kami mengucapkan terima kasih atas berbagai pencapaian selama ini.” Ujar Wabup Tjokorda Gde Surya Putra.
Lebih lanjut Wabup yang akrab disapa Tjok Surya ini menegaskan, berkat komitmen Bupati I Made Satria, kelak tidak akan ada guru yang tidak terakomodir, namun menunggu pemanasan P3K selanjutnya. Hal ini mengingat banyak sekolah yang masih kekurangan tenaga pengajar.
Ketua PGRI Provinsi Bali Dr. I Gusti Ngurah Eddy Mulya dalam Berbagainya mengatakan, bahwa hari ini telah tuntas seluruh kabupaten kota di Bali menyelenggarakan konferensi PGRI.
“Klungkung meski menjadi Kabupaten terakhir yang menyelenggarakan konferensi, namun menjadi terasa istimewa karena Wakil Bupati terpilih menjadi Ketua PGRI Kabupaten. Dengan demikian semoga segala sesuatunya menjadi lebih baik dan dimudahkan,” ujar Dr. I Gusti Ngurah Eddy Mulya.
Lebih jauh lagi, dikatakan bahwa PGRI adalah mitra utama pemerintah Kabupaten Klungkung dalam memajukan dunia pendidikan. Apresiasi dan penghargaan ditujukan kepada PGRI Klungkung karena telah mendedikasikan untuk kemajuan pendidikan dan membantu pemerintah diberbagai sektor.
Sementara itu, Ketua panitia Konferensi PGRI XXII Kabupaten Klungkung Drs. I Wayan Janiartha, msi mengatakan kegiatan ini diikuti sebanyak 100 peserta dan 30 orang peninjau. Kegiatan ini mengusung tema “Transformasi PGRI Menuju Indonesia Emas” yang mengandung makna bahwa transformasi bukan sekedar perubahan bentuk, tetapi perubahan cara berpikir, cara bekerja, dan cara berkontribusi untuk menjawab tantangan zaman. (Roni/bfn)