KARANGASEM, Balifaktualnews.com – Wakil Bupati Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa, resmi terpilih menjadi Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Karangasem periode 2026–2030. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) yang digelar di Wantilan Kantor Bupati Karangasem.
Dalam forum tersebut, Pandu mendapatkan dukungan penuh dari 25 cabang olahraga (cabor) yang hadir dan memiliki hak suara. Proses pemilihan berlangsung tanpa terjadi, menandakan kesepakatan bersama untuk memberikan amanah pimpinan KONI kepada dirinya.
Sejumlah pengurus cabang olahraga menyambut baik terpilihnya Pandu, termasuk Ketua Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Karangasem, Kadek Weisya Kusmiadewi, yang menyatakan optimismenya terhadap arah baru pembinaan olahraga di daerah.
Ia berharap kepemimpinan KONI yang baru mampu membawa perubahan signifikan dalam peningkatan prestasi olahraga Karangasem di berbagai cabang.
“Selamat kepada Bapak Pandu Prapanca Lagosa yang terpilih menjadi Ketua KONI Karangasem. Kami siap bersinergi agar prestasi olahraga Karangasem ke depan semakin meningkat,” ujar Weisya Kusmiadewi, Minggu (15/3/2026).
Musorkablub tersebut diikuti oleh 25 pengurus cabang olahraga di Karangasem yang secara bulat sepakat memberikan dukungan kepada Pandu Prapanca Lagosa sebagai ketua KONI periode mendatang.
Weisya menegaskan bahwa setiap cabang olahraga di Karangasem memiliki target peningkatan prestasi yang harus dicapai secara berkelanjutan. Khusus untuk Pertina, pembinaan atlet terus digenjot sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya saing di tingkat provinsi maupun nasional.
Ia juga menyoroti pentingnya penguatan pelatihan atlet usia dini serta peningkatan fasilitas olahraga sebagai penunjang prestasi utama.
Menurutnya, saat ini Karangasem masih membutuhkan tambahan sarana olahraga, termasuk pembangunan sasana tinju yang representatif agar proses latihan dan pelatihan atlet dapat berjalan lebih optimal.
“Ke depan kami berharap pelatihan atlet usia dini semakin kuat, fasilitas olahraga juga ditingkatkan, termasuk penambahan sasana tinju serta perhatian terhadap kesejahteraan atlet dan pelatih,” katanya.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keberadaan atlet potensial agar tetap membela daerah asalnya dan tidak berpindah ke daerah lain.
“Jangan sampai atlet Karangasem justru direkrut daerah lain. Potensi atlet lokal harus dijaga dan dibina bersama agar mampu mengharumkan nama Karangasem,” tegasnya. (ger/bfn)