KARANGASEM, Balifaktualnews.com – Kondisi jalan kabupaten yang menghubungkan Banjar Dinas Geriana Kangin dengan Banjar Dinas Tukad Sabuh, Desa Duda Utara, Kecamatan Selat, kembali menjadi sorotan warga. Akses utama sepanjang dua kilometer itu kini nyaris tak lagi beraspal dan berubah layaknya jalan tanah, penuh lubang, batu kerikil, hingga wadah udara saat hujan turun.
Keluhan warga akhirnya disampaikan langsung kepada Wakil Ketua DPRD Karangasem, I Gusti Agung Dwi Putra, saat menggelar reses di Banjar Dinas Tukad Sabuh, Jumat (7/11) malam. Dalam pertemuan yang dihadiri puluhan warga, aspirasi utama yang muncul adalah permintaan perbaikan jalan dan pemasangan lampu penerangan di titik rawan kecelakaan.
“Kondisinya sudah benar-benar rusak parah. Hampir tidak ada lagi aspal yang tersisa. Kami mohon agar jalan utama ini segera diperbaiki, karena setiap hari kami melintas di sini, termasuk anak-anak sekolah,” ujar salah satu warga, Wayan Candra.
Menyanggapi hal itu, Gung Dwi – sapaan akrabnya – tidak menampik bahwa kondisi jalan di wilayah tersebut memang sangat memprihatinkan. Ia menilai, ruas Geriana Kangin–Tukad Sabuh merupakan jalur vital bagi aktivitas warga, baik untuk pendidikan maupun ekonomi.
“Saya sudah mendengar langsung aspirasi masyarakat di Tukad Sabuh. Kondisi jalan ini memang sudah rusak parah dan perlu segera diperjuangkan perbaikannya,” tegasnya.
Politisi muda asal Desa Duda memastikan akan terjaganya aspirasi warga dengan berkoordinasi bersama Bupati Karangasem. Ia berharap, perbaikan ruas jalan tersebut dapat masuk dalam prioritas pembangunan daerah.
“Kami akan terus mendorong agar ruas jalan ini mendapat perhatian khusus. Apa yang menjadi kebutuhan warga, terutama akses jalan dan penerangan, akan kami perjuangkan agar bisa segera terakomodir,” tutupnya. (tio/bfn)