KARANGASEM, Balifaktualnews.com – Lapangan Tanah Aron berubah menjadi lautan manusia saat Festival Karangasem dan Pawai Budaya HUT ke-386 Kota Amlapura resmi dibuka oleh Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata, Jumat (19/6).
Pembukaannya ditandai dengan pemukulan gong dan letusan konfeti yang disambut antusias ribuan warga. Beragam atraksi seni budaya langsung menyuguhkan kemeriahan, mulai dari Tari Sekar Tunjung yang dibawakan 139 penari, tabuh khas Karangasem, marching band, Tari Rudat, Barudah hingga Barongsai.
Sorotan pembukaan utama hadir melalui pertunjukan kolosal “Dwi Tunggal Agung” yang mengangkat kisah Nakula dan Sadewa. Garapan Sanggar Ardhi Merdangga tersebut menghadirkan perpaduan tari, musik, dan teater yang menggambarkan nilai-nilai persatuan, kesetiaan, dan kepemimpinan yang harmonis.
Bupati Gus Par menegaskan tema festival tahun ini, “Tak Mudah Tapi Harus Bisa”, menjadi refleksi semangat masyarakat Karangasem dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
“Memang tidak mudah, tapi dengan kebersamaan, gotong royong, dan kerja keras, kita harus bisa membawa Karangasem menjadi lebih maju dan sejahtera,” tegasnya.
Wakil Bupati Pandu Prapanca Lagosa menambahkan bahwa festival ini merupakan ruang ekspresi bagi seniman sekaligus sarana pelestarian budaya daerah yang menjadi identitas masyarakat Karangasem.
Usai parade budaya, rangkaian Festival Karangasem dilanjutkan di Taman Budaya Candra Buana dengan berbagai kegiatan mulai dari talkshow, lomba seni, fashion show, grand final Jegeg Bagus Karangasem hingga penampilan musisi lokal dan artis nasional yang siap menghibur masyarakat selama tiga hari pelaksanaan festival. (tio/bfn)