BULELENG, Balifaktualnews.com – Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, SH optimis program pembagian bibit tanaman jenis sayuran pada musim penghujan mampu menekan laju inflasi di Buleleng. Hal itu dinilai sangat strategis mengingat pengalaman tahun-tahun sebelumnya dimana harga komoditas sayuran naik drastis saat musim penghujan.
Terkait itu, mendukung penuh pembagian ribuan bibit tanaman jenis sayuran itu kepada seluruh OPD Lingkup Pemkab Buleleng. Demikian terungkap dalam Penyerahan Bibit Cabai dan Terong di Apel Krida di Taman Kota Singaraja, Jumat (5/12/2025).
Wabup Supriatna menerangkan, program Pembagian bibit itu merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam menekan laju inflasi di Buleleng. Terlebih lagi pada musim penghujan, cenderung komoditi jenis sayuran mengalami kenaikan harga. Terkait itu, seluruh OPD diminta merawat bibit yang diterima dengan baik sehingga berbuah maksimal. “Program ini juga untuk mendorong mereka, (ASN, red), untuk turut serta menanam di rumahnya masing-masing. Penting untuk menjadi contoh baik kepada masyarakat, harapannya masyarakat ikut menanam tanaman pangan di rumahnya. Kami menugaskan Dinas Pertanian untuk memonitor perkembangan bibit ini di setiap OPD,” ujar Wabup Supriatna.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Buleleng, Gede Melandrat menyampaikan, setiap OPD lingkup Pemkab Buleleng menerima bibit cabai dan terong sebanyak 150 bibit untuk ditanam dan dirawat dengan baik. Secara keseluruhan jumlah bibit yang dipasarkan mencapai 5.000 lebih bibit.
Pihaknya optimis program Pembagian bibit itu nantinya mampu memotivasi masyarakat untuk ikut serta melakukan penanaman tanaman pangan di pekarangan rumahnya masing-masing. “Kelanjutan program ini kami pantau terus perkembangannya sesuai arahan pimpinan. Harapan kami program ini diterima masyarakat untuk dilakukan di rumah masing-masing. Kami optimis inflasi dapat ditekan di musim penghujan ini,” ujar Kadis Melandrat. (tya/bfn)