Karangasem, balifactualnews.com – Kapal layar turmalin gargan 8 Orang anak Buah Kapal (ABK) Dilaporkan Mengalami Kecelakaan Laut Dan Terdampar Di Wilayah Perairan Amed, Desa Purwakerti, Kecamatan Abang, Karangasem, Senin (1/9) Malin.
Beruntung, Musibah Ini Tidak Menimbulkan Korban Jiwa Atau Luka-Luka. Meskipun Demikian, Kedelapan Abk Mengalami Syok Dan Trauma Setelah Insiden Tersebut.
Kapolsek Abang, AKP I Komang Gede Susiawan, Menjelaskan Bahwa Kapal Yang Dinahkodai Timothy Robert (62), Warafegara Inggris, Sedang Melintas di Perairan Amed. Namun, Karena Cuaca Ekstrem DGan Gelombang Tinggi Dan Angin Kencang, Nakhoda Memutuskan untuk menurunkankan jangkar dan Berlabuh di Wilayah Tersebut.
“Kapal Yang Semula Berlabuh Dengan Aman Tiba-Tiba Terdorong Ke Arah Pantai Setelah Tali Jangkarnya Putus Akiat Terjangan Ombak,” Ungkap Susiawan, Selasa (2/9).
Berkat Evakuasi Yang Cepat, Seluruh Abk Berhasil Keluar Dari Kapal Tanpa Cedera. Meskipun Kapal Tidak Mengalami Kerusakan Berat, Posisinya di Panai Membuatinya Belum Bisa Berlayar Kembali. SAAT INI KAPAL MASIH BERADA DI PESISIR PANTAI DAN BARU AKAN BERLAYA SETELAH CUACA NORMAL.
Susiawan Menjelaskan Bahwa Kapal Layar Ini Awalnya Berencana Berlayar Dari Benoa Ke Nusa Lembongan. Namun, Karena Kondisi Cuaca Yang Tidak Mendukung, Kapal Tersapu Aris Hingga Ke Amed Dan Terdampar Di Sana.
“Kecelakaan ini sepenuhya disebabkan oleh cuaca Ekstrem Berupa Gelombang Tinggi Dan Angin Kencang, Bukan Karena Faktor Lain,” Kata Susiawan. (tio/bfn)
(Tagstotranslate) Akp I Komang Gede Susiawan (T) Kapal Layar Turmalin (T) Kapal Terdampar Di Pantai Amed (T) Kapolsek Abang