KARANGASEM, Balifaktualnews.com – Kemunculan asap putih dari kawah Gunung Agung kembali menarik perhatian warga Karangasem setelah sebuah video beredar luas di media sosial. Menanggapi hal itu, Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, Ida Ketut Arimbawa, menegaskan bahwa fenomena tersebut merupakan kondisi lazim pada gunung api aktif, terutama saat kawasan puncak diguyur hujan.
Arimbawa menjelaskan, Gunung Agung yang masih berada pada status Level I (Normal) memang sering mengeluarkan uap air. Hujan yang turun di kawasan puncak dapat memicu peningkatan uap dari dinding kawah, sehingga terlihat seperti asap tebal. “Setiap hari selalu ada uap yang keluar. Namanya gunung aktif, pasti ada aktivitas. Tahun 2022 saya mencapai bulan Juni, kondisinya juga sama asap tetap muncul,” katanya.
Ia menambahkan, apabila terjadi peningkatan aktivitas yang signifikan, maka akan segera mendapatkan laporan dari Pos Pengamatan Gunung Api Agung di Rendang. Oleh karena itu, masyarakat diminta tidak mengambil kesimpulan sendiri. Informasi terkait perkembangan aktivitas gunung, kata Arimbawa, harus mengacu pada sumber resmi.
BPBD juga mengimbau warga untuk tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang tidak jelas. Seluruh perubahan aktivitas Gunung Agung dipantau secara rutin oleh PVMBG, baik melalui visual maupun data instrumental.
Laporan harian PVMBG tanggal 30 November 2025 mencatat bahwa sepanjang periode pengamatan 00.00–24.00 WITA, puncak Gunung Agung tertutup kabut sehingga asap kawah tidak teramati secara langsung. Aktivitas seismik menunjukkan dua kali Gempa Vulkanik Dalam dengan amplitudo 4–19 mm, satu kali Gempa Tektonik Lokal, serta dua kali Gempa Tektonik Jauh.
Meski gunung berada dalam status aman, masyarakat dan wisatawan diimbau mengikuti rekomendasi resmi, antara lain membatasi aktivitas di sekitar kawah, menghindari area puncak saat cuaca mendung atau hujan, serta tidak bermalam di kawasan tersebut.
BPBD juga mengingatkan kewaspadaan terhadap potensi lahar saat hujan turun di daerah aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung. Warga diminta tetap tenang, tidak mempengaruhi isu tanpa dasar, dan selalu mengikuti Arahan resmi dari BPBD dan PVMBG. (ger/bfn)