Parade ogoh-ogoh tahun ini diikuti sebanyak 33 perwakilan Taman Kanak-Kanak (TK) dan anak-anak PAUD dari seluruh wilayah Kabupaten Badung. Setiap peserta menampilkan kreasi ogoh-ogoh yang dibuat secara kolaboratif antara anak-anak, guru dan orang tua, yang tidak hanya mempublikasikan keahlian tangan namun juga pemahaman tentang filosofi dibalik tradisi ogoh-ogoh.
Bunda PAUD Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi dalam Berbagainya menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki makna yang mendalam bagi perkembangan anak-anak. “Melalui parade ogoh-ogoh, kita berharap anak-anak tidak hanya mengenal bentuk fisik ogoh-ogoh, tetapi juga memahami nilai-nilai luhur budaya Bali yang mengajarkan tentang kesadaran diri, penghormatan terhadap alam dan pentingnya hidup rukun bersama,” ujarnya.
Ia berkomitmen terus mendorong kegiatan serupa untuk meningkatkan kreativitas dan kecintaan anak terhadap warisan budaya lokal. Selain itu, acara ini juga menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi antar lembaga PAUD dan TK se-Kabupaten Badung. (saya/bfn)