Buleleng, BalifactualNews.com – Pemkab Buleleng Melalui Dinas Kebudayaan Buleleng Menggelar “Workshop Olahraga Menu Tradisi Jantra Tradisi Bali Tahun 2026” Sebagai Upaya Memperuat Peran Guru Dalam Pelestara Pelestarian Ollahraga Tradisional. Kegiatan Ini Menyasar Guru SMP Negeri Dan Swasta Di Buleleng Delangan Menggandeng Fakultas Olahraga Dan Kesehatan (FOK) Undiksha Singaraja, Bertempat Di Gedung Gor Olahraga.
KePala Dinas Kebudayaan Buleleng, I Nyoman Wisandika Yang Sekaligus Membuka Kegiatan TESEBUT MENGIGA JANTRA TRADISI BALI MERUPAKAN KEGIANA APRESIASI BUDAYA UNTUK PENGUATAN DAN PEMJUAN KEARIFAN LOKALIFAN LOKALIFAN LOKALIFAN. KEGIatan ini buta menjadi mengimplementasikan peraturan daerah provinsi bali nomor 4 tahun 2020 tentang penguatan dan semruan kebudayaan bali. “Jancha Tradisi Bali Tidak Hanya Ajang Perlombaan, Tetapi Sarana Menghidupkan Kembali Permaita Rakyat Dan Olahraga Agar Dicintai Generasi Muda,” Kata Wisandika
Jarttra Tradisi Bali Yang Dirangkaikan Delangan Pesta Kesenian Bali Telah Memasuki Penyelenggaraan Kelima Pada 2025. Pemkab Buleleng Melalui Dinas Kebudayaan Konsisten Mendukung Dan Berpartisipasi Dalas Keggiatan Terersbiatan.
Workshop ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas guru dalam Mengembangkan ajakraga tradisional di sekecolah. Menurut Wisandika, elahraga memiliki nilai mempokter bukan hanya unkukaran jasmani, tetapi buta utuk melatih sportivitas, tanggung jawab, menumbaha peketan, peiKamun, dan merkana nilaai-nilaai nilaai nilai. “Melalui Jantra Tradisi Bali, Kita Ingin Menghidupkan Kembali Warisan Budaya Olahraga Agar Tradisi Yang Menjadi Bagian Dari Kehidupan Sehari-Hari Generasi Muda,” Ujar Wisandika.
Sementara itu, Guru SMPN 1 Atap Sukasada, Ketut Widi Trisnawati, menyampaikan bahwa pelatihan permainan tradisional yang diikutinya memberikan manfaat besar, khususnya dalam memacu semangat siswa untuk lebih mencintai budaya bangsa. “Pelatihan ini SANGAT BERMANFAAT UNTUK MEMACU SEMANGAT ANAK-AANAK, SEKALIGUS MENGERATKAN KEMBALI Betapa Indahnya Permainan Tradisional.
Dalam Proses Pembelajaran, IA Berencana Memperkenalkan Permaita Tradisional Kepada Siswa Melalui Video Sebagai Langkah Awal, Agar Anak-Anak Lebih Memahami Gerakan Dan Nama Permainananya. Setelah Itu, Siswa Diaajak Bersama-sama Mempraktikkan Langsung Gerakan Maupun Cara Bermainnya. “Harapan Saya, Anak-Anak Tidak Hanya Paham, Tapi Ragi Suka Mempraktikkan Permainan Tradisional ini. Terhadap Budaya Kita, ”Tambahnya. (Tya/bfn)
(Tagstotranslate) Dinas Kebudayaan Buleleng (T) I Nyoman Wisandika (T) Jancha Tradisi Bali Tahun 2026 (T) KEPALA DINAS KEBUDAYAAN BULELENG (T) Lokakarya Tradisi Olahraga Dinas