KARANGASEM, Balifaktualnews.com — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Karangasem, Minggu (18/1), kembali memicu serangkaian bencana alam di sejumlah titik. Dampaknya, akses jalan nasional di kawasan Sang Hyang Ambu, Desa Bugbug, Kecamatan Karangasem, kembali tertutup longsoran puing berupa material pasir dan kerikil yang menutup badan jalan.
Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, Senin (19/1), mengungkapkan hujan dengan intensitas tinggi tersebut menimbulkan berbagai kejadian bencana di beberapa kecamatan. Di antaranya, pengirim rumah milik I Nyoman Sutama di Banjar Dinas Bunga, Desa Ban, Kecamatan Kubu, mengalami longsor. Selain itu, pohon tumbang menimpa rumah I Wayan Kasna di Dusun Batu Dawa Kelod, Desa Tulamben, Kecamatan Kubu.
“Pohon tumbang mengakibatkan atap rumah rusak dan penghuninya mengalami luka ringan,” ujarnya.
Bencana juga terjadi di wilayah Kecamatan Manggis. Rumah warga di Banjar Dinas Yeh Malet, Desa Antiga Kelod, terendam banjir. Tembok pagar rumah milik I Ketut Lanus di Banjar Dinas Bengkel, Desa Antiga Kelod, jebol. Tembok penyengker milik I Made Kardiasa di Banjar Dinas Buitan, Desa Manggis, roboh. Longsoran tanah juga mengenai rumah I Kadek Suartana di Banjar Melanting, Desa Padangbai.
Banjir juga terjadi di Dusun Mimba, Desa Padangbai, yang menggenangi rumah I Kadek Suwirta. Selain itu, tembok penyengker Merajan Jeroan Celuk Madya di Dusun Pangi Tebel, Desa Antiga Kelod, jebol sepanjang kurang lebih 15 meter. Kerugian mencapai Rp30 juta, jelas Arimbawa.
Di lokasi yang sama, robohnya penyengker pura juga mengakibatkan bangunan kamar mandi milik I Gede Raka rusak.
Sementara itu, longsor puing kembali menutup ruas jalan nasional Sang Hyang Ambu, Desa Bugbug. BPBD Karangasem bersama lintas instansi langsung melakukan penanganan di lokasi.
“Penanganan selesai sekitar pukul 17.50 Wita. Sempat terjadi kemacetan cukup panjang, namun setelah pembersihan, arus lalu lintas kembali normal,” pungkas Arimbawa. (tio/bfn)