BULELENG, Balifaktualnews.com – Di ulang tahun ke-10 Rumah Plastik Mandiri Buleleng, Komandan Korem 163/Wira Satya, Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadisaputra, SH, hadir memberikan apresiasi yang sangat baik atas kinerja yang dilakukan Putu Eka Darmawan selaku Pemilik Rumah Plastik Mandiri Buleleng.
Acara yang dilaksanakan di Rumah Plastik Mandiri Buleleng, Desa Petandakan, Kabupaten Buleleng, pada Sabtu (30/5/2026) tersebut, dihadiri unsur Forkopimda, instansi pemerintah, komunitas lingkungan, dan pelaku usaha menjadi momentum apresiasi terhadap kiprah Rumah Plastik Mandiri dalam mengelola sampah plastik menjadi produk bernilai ekonomi selama satu dekade terakhir.
Dalam kegiatan tersebut, Danrem 163/Wira Satya menyampaikan bahwa dengan adanya rumah plastik ini masalah sampah plastik dapat diselesaikan, hal ini sangat luar biasa. “Sampah dikelola menjadi suatu produk-produk yang cukup inovatif seperti meja, bentuk gamelan bentuk ukiran termasuk juga yang lain-lainnya, itu sangat luar biasa,” ucapnya.
Danrem 163/Wira Satya juga berpesan kepada generasi muda agar bisa mencontohkan apa yang dilakukan Eka Darmawan dalam mengelola sampah plastik. “Belajarlah sama beli Eka kalau tanpa ada bukti yan seperti ini mungkin para pemuda tidak akan bisa meniru, seperti yang sudah menyampaikan, beliau siap untuk memberikan edukasi-edukasi terkait dengan bagaimana pengolahan sampah. Jadilah pemuda-pemuda Bali yang berkualitas, mengatasi sampah di masing-masing wilayah kalau memang tidak bisa minimal membantu mereka untuk membersihkan, memilah sampahnya khususnya plastik ini menjadi Bank sampah, ini juga akan saya terapkan di semua kabupaten ke sekitarnya dalam rangka untuk bagaimana plastik plastik,” katanya.
Sementara itu, Eka Darmawan mengatakan bahwa apa yang dilakukannya dalam 10 tahun terakhir membangun rumah plastik mandiri Buleleng tidaklah mudah. Ia ingin menunjukkan hasil yang diperoleh dari pengelolaan sampah plastik. “Saya ingin menunjukkan kepada mereka yang nanti mereka masuk sendiri, pintu kami terbuka untuk siapa saja yang ingin belajar cara mengelola sampah plastik,” tutupnya. (tya/bfn)