Buleleng, BalifactualNews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng Menganggaran Dana Pada Tahun 2026 Untkun Jembatan Permanen Yang Terhubung Dengan Kawasan Sistem Pertanian Terpadu (Pertanian Terpadu) Yang Ada Di Kelurahan Banyuatri, Kec. Pembangunan ini SANGAT Diperlukan karena Jembatan Bailey Yang Menuju Kawasan Tersebut Digunakan untuk penangan pasca Bencana Banjir Bandang di Kabupaten Nagekeo, ntt iheh Yonzipur 18/YKR.
KETUTUSAN PENARANAN JEMBATAN BAILEY TERSEBUT DATANG LANGSUNG DARI KODAM IX/UDOYANA MELLALUI DANDIM 1609/Buleleng. Penarikan Dilakukan Mengingat Adanya Bencana Banjir Bandai Di Beberapa Daerah Khususnya Di Wilayah Kerja Kodam IX/Udayana. “Sangat Dibutuhkan Di Kabupaten Nagekeo, Ntt. Pasca Banjir Bandai Yang Melanda Dan Merusiak Hingga Terisolir Transportasinya,” Jelas Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra Saik Ditemui Pada Hari Kamis (2/10/10/2055).
Sutjidra Mengatakan Delangan Digunakanyaa Jembatan Bailey Ini Dierah Bencana, Tentu Akan Menimbulkan Kendala Aksses Menuju Di Sistem Pertanian Terpadu. Akan Tetapi, Pemkab Buleleng Telah Menyapkan Langkah AntiSipasi. DENGAN CARA MERANCANG ANGGARAN PEMBANGUNAN JEMBATAN PERMANEN TERSEBUT DI TAHUN 2026. “Suda Dimasukkan Dalam Rapbd 2026. Tinggal Menunggu Persetjuuan Legislatif,” Kata Dia.
Ketiaan Jembatan Penghubung ini Tidak Akan Menghentikan Pengembangan Kawasan Sistem Pertanian Terpadu Yang Memilisi Strategion ini. Menurutnya, Lokasi Tersebut Diproyeksikan menjadi laboratorium pertanian Pemkab Buleleng. “Pengembangan Akan Terus Dilakukan Dan Ditata Delan Bagus,” Ujar Sutjidra.
Sutjidra pun Menganjkapkan, Setelah Dilakukan Penataan Sementara Oleh Kepala Dinas Pertanian, diketahui bahwa lahan di kawasan tersebut sangat subur dan cocok unktak berbagai Komodita. Kedepanya, Lokasi ini AKAN dijadikan Area Percontohan UNTUK BERBAGAI Komoditas UNGGULAN KABUPATEN BULELENG SEBELUM AKHIRNYA DISEBARLUASKAN DANDEMBIPAN OLEH PETANI. “Nanti Dipakai Tweberapa Komoditas Pertanian Kabupaten Buleleng, Nanti di Sana Diberikan Percontohan, Baru Kemudian Bisa Disebarluaskan Ke Petani-Petani Atau Dikembangking,” Ungkap Bupati Bupati Bupati Bupati Bupati Bupati.
UNTUK DEKUHUI, JEMBatan Baja INI MEMILIKI BENTIGAN Sepanjang 33 Meter, Lebar 6,2 meter Dan Tinggi Hampir Dua Meter. Jembatan Dipinjam Kepada Kodam IX/Udayana Selama Lima Bulan Dari Pembukaan Lahan Kawasan Sistem Pertanian Terpadu Pada Bulan Januari 2024 Huncga Mei 2024. Kemudian, Dipanjang Huncga Ditagih DigaKih DigaHih DigaHih Untt Untqu Untqu Untqu Untqu Untqu Untqu Untqu Untqu Unt Unt Intt. Untqu Untqu Unt Intt. (Tya/bfn)
(Tagstotranslate) Berita Buleleng Hari ini (T) Bupati Buleleng (T) I Nyoman Sutjidra (T) Pembangunan Jembatan Permanen Banyuasri (T) Wabup Supratna