BULELENG, Balifaktualnews.com – Wajah baru kawasan Titik Nol Kota Singaraja mulai terlihat. Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, didampingi Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna serta Ketua TP PKK Buleleng Ny. Wardhany Sutjidra, melakukan penyalaan lampu perdana di kawasan Titik Nol Kota Singaraja sejumlah 75 lampu trotoar, pada Selasa (23/6/2026).
Momen tersebut menjadi penanda dimulainya uji coba penerangan sekaligus menampilkan wajah malam terbaru kawasan yang berada di jantung Kota Singaraja.
Penataan kawasan Titik Nol yang saat ini telah mencapai progres sekitar 90 persen memasuki tahap akhir pengerjaan yang diresmikan nanti pada tanggal 29 Juli 2026. Penyalaan lampu perdana menjadi salah satu tahapan penting dalam proses revitalisasi kawasan yang diharapkan menjadi ruang publik baru bagi masyarakat Buleleng.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sutjidra menjelaskan sejumlah fasilitas pendukung yang akan segera melengkapi kawasan. Di atasnya pemasangan kursi taman untuk menunjang kenyamanan pengunjung serta penanaman pohon tabebuya sebagai peneduh guna mengurangi dampak cuaca panas pada siang hari sekaligus mempercantik area.
Menangapi kekhawatiran masyarakat terkait potensi gangguan keamanan dan aksi vandalisme, Pemerintah Kabupaten Buleleng berencana melengkapi kawasan ini dengan sistem pengawasan CCTV. Selain itu, pengamanan juga akan diperkuat melalui sinergi dengan pecalang dari Banjar Paketan dan Banjar Tegal, Desa Adat Buleleng, guna menjaga keamanan dan menjaga kawasan.
Pemerintah juga menyiapkan langkah antisipatif terhadap potensi balap liar maupun kendaraan yang melaju dengan kecepatan tinggi. Untuk itu, fasilitas pengontrol kecepatan atau speed trap direncanakan dipasang di sisi utara, timur, dan barat.
Bagi masyarakat yang berkunjung, pemerintah telah menyiapkan sejumlah kantong parkir resmi yang tersebar di tiga titik utama, yakni di area Kantor Bapenda Buleleng di sisi kawasan utara, Gedung Laksmi Graha di sisi barat, serta area parkir Kantor Bupati Buleleng di sisi selatan.
Bupati Sutjidra juga mengungkapkan bahwa penataan kawasan perkotaan akan terus berlanjut pada tahun mendatang. Revitalisasi direncanakan mencakup kawasan Puri Buleleng, Pasar Buleleng, hingga wilayah barat yang mengarah ke Setra Buleleng. Sementara itu, kawasan di sisi utara yang berdekatan dengan Taman Kota juga akan ditata secara menyeluruh. “Tahun depan, rencana penataan akan kita perluas secara masif. Mulai dari kawasan Puri, Pasar Buleleng, hingga ke barat sampai ke Setra Buleleng. Sisi utara dekat Taman Kota juga akan kita tata total,” ujar Bupati Sutjidra.
Melalui penataan kawasan ini, pemerintah mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjaga dan merawat Kawasan Titik Nol Kota Singaraja, baik dari aspek kebersihan, keamanan, kenyamanan, maupun fasilitas yang telah disediakan, sehingga kawasan tersebut dapat menjadi ruang publik yang mewakili dan melayani masyarakat Buleleng. (tya/bfn)