KARANGASEM, Balifaktualnews.com — Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karangasem kembali menggencarkan upaya pencegahan narkotika dengan melakukan pemeriksaan terhadap sopir angkutan barang di Pelabuhan Padangbai, Selasa (23/12). Kegiatan ini menyasar sopir yang baru memasuki wilayah Karangasem.
Pemeriksaan dilakukan sebagai langkah deteksi dini pengemudi mengingat angkutan barang yang dinilai memiliki risiko cukup tinggi terhadap driver narkotika. Tuntutan pekerjaan yang mengharuskan berkendara jarak jauh dan waktu tempuh yang panjang kerap menjadi pemicu penggunaan zat terlarang demi menjaga stamina.
Kepala Tim Rehabilitasi BNNK Karangasem, I Gede Giri Widiana, menyebutkan pemeriksaan kali ini bersifat preventif. Dari total 13 sopir angkutan yang menjalani tes, semuanya dinyatakan negatif narkotika.
“Hasil pemeriksaan hari ini semuanya negatif. Namun, kegiatan seperti ini tetap penting untuk meminimalkan potensi driver narkotika di kalangan pengemudi,” ujarnya.
Ia menambahkan, pada kegiatan serupa yang digelar saat arus mudik Idul Fitri lalu, BNNK Karangasem sempat menemukan dua sopir angkutan yang terindikasi positif narkotika. Terhadap temuan tersebut, BNNK tidak melakukan penindakan hukum, melainkan mengedepankan pendekatan rehabilitatif.
“Deteksi dini ini bertujuan menyelamatkan, bukan menghukum. Sopir yang terindikasi positif langsung kami arahkan untuk menjalani rehabilitasi,” katanya.
Melalui kegiatan tersebut, BNNK Karangasem berharap dapat menekan potensi narkotika sekaligus menjaga keselamatan berlalu lintas, khususnya bagi pengemudi angkutan barang yang melintasi wilayah Karangasem. (tio/bfn)