KARANGASEM, Balifaktualnews.com — Kebakaran lahan perkebunan di wilayah Kecamatan Kubu kembali meluas hingga mendekati organisasi warga. Musibah ini bukan disebabkan oleh faktor alam, melainkan akibat ulah manusia yang sengaja membakar semak di lahan kering sebagai cara cepat untuk membersihkan kebun.
Menangapi kondisi tersebut, anggota DPRD Karangasem Dapil Kubu, I Nyoman Musna Antara, menghancurkan agar masyarakat lebih berhati-hati dan tidak sembarangan membuang sampah maupun semak di kawasan perkebunan.
“Saat ini sedang musim kemarau dan meniupkan angin yang cukup kencang. Api mudah menjalar ke area lain dan bisa berakibat fatal,” ujarnya, Senin (13/10).
Musna Antara mengatakan, meski belum ada korban jiwa maupun rumah warga yang terbakar, namun sedikitnya puluhan hektar lahan perkebunan produktif milik warga telah hangus dilalap api.
Ia juga mengapresiasi langkah pemerintah daerah yang berencana menambah satu unit armada pemadam kebakaran (Damkar) di Kecamatan Kubu untuk mempercepat penanganan kejadian serupa di masa mendatang. “Dengan adanya mobil Damkar di Kubu, petugas bisa lebih sigap dan cepat menangani kebakaran. Respons ini agak terlambat karena armada harus datang dari Amlapura,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Karangasem, I Nyoman Arta Negara, membenarkan tingginya kasus kebakaran lahan di wilayah Kubu.
Menurutnya, saat ini penanganan masih mengandalkan armada dari Pos Karangsokong, Amlapura, yang jaraknya sekitar 45 menit perjalanan ke Kubu.
“Kami sudah mengusulkan pengadaan satu unit armada Damkar untuk tahun depan. Mudah-mudahan tidak ada pemangkasan anggaran, mengingat pentingnya keberadaan pos pemadam kebakaran di Kubu,” ujarnya. (tio/bfn)