KARANGASEM, Balifaktualnews.com – Musyawarah Kabupaten (Mukab) II Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Karangasem yang digelar pada Jumat (7/11), menetapkan Budi Hartawan kembali memimpin Kadin Karangasem untuk masa bakti berikutnya.
Dalam forum yang dihadiri Ketua Kadin Bali, I Made Ariandi, seluruh peserta sepakat memilih Budi secara aklamasi, menilai kepemimpinannya selama ini mampu menjaga soliditas organisasi dan menjalin hubungan baik dengan pemerintah daerah.
Baca Juga : DPRD Dorong Pengawasan Ketat Tambang Galian C di Karangasem
Dalam sambutannya, Ariandi menekankan pentingnya Kadin di tingkat kabupaten untuk berperan aktif dalam memanfaatkan peluang dana pusat yang mencapai lebih dari Rp1 triliun bagi sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Ia menyebut, dengan pengelolaan yang tepat, dana tersebut dapat mendorong ribuan pelaku UMKM di Karangasem untuk berkembang.
“Kalau Karangasem mampu menarik Rp4 miliar saja, itu berarti sekitar 4.000 pelaku UMKM bisa mendapat manfaat langsung. Ini peluang besar yang wajib kita tangkap dan maksimalkan,” ujar Ariandi.
Baca Juga : Wifi-MyRepublic dan Surge Menangi Lelang 1,4 GHz Komdigi
Ia juga mengirim program pemerintah berupa Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kini dijalankan melalui Koperasi Merah Putih. Program ini, kata Ariandi, menjadi peluang usaha baru bagi UMKM, terutama di bidang penyediaan bahan pangan dan jasa distribusi.
“Program MBG adalah pintu masuk bagi UMKM lokal untuk ikut serta dalam rantai pasok. Kadin Bali dan Kadin Karangasem siap bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja baru,” tambahnya.
Baca Juga : Ketua Baru Wirausaha Muda Singaraja Janjikan Penguatan Ekosistem UMKM Anak Muda
Mukab II Kadin Karangasem berlangsung kourum dan lancar. Dalam berbagai acara usai terpilih, Budi Hartawan menyampaikan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi antar pelaku usaha, memfasilitasi pelatihan, dan memperluas jejaring kemitraan agar UMKM Karangasem bisa tumbuh berdaya saing.
“Kami akan melanjutkan sinergi dengan pemerintah daerah dan Kadin Bali agar pelaku usaha lokal tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu berkembang melawan tantangan ekonomi ke depan,” ujar Budi menegaskan.Ketua Kadin Bali. (tio/bfn)